Upacara serah terima jabatan Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat dilaksanakan pada 9 Desember 2011 dan bertindak selaku Inspektur Upacara Kepala Staf Angkatan Darat Jendral TNI Pramono Edhie Wibowo bertempat di Gedung Aula Jenderal A.H. Nasution Mabesad.

Mutasi dan pergantian pejabat bertujuan untuk memelihara kesinambungan regenerasi dan kaderisasi di tubuh TNI Angkatan Darat yang bermuara pada kepentingan pembinaan personel dalam rangka pembinaan organisasi secara keseluruhan. Seperti kita pahami bersama bahwa, Undang-Undang Dasar Negara RI Tahun 1945 mengamanatkan bahwa upaya untuk menjaga, mempertahankan dan melindungi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila, dilaksanakan dengan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta, atau Sishankamrata.
Dalam dinamika dan perkembangan selanjutnya, Undang-Undang No.34 Tahun 2004 tentang TNI menyatakan bahwa, pertahanan negara dijalankan dengan Sistem Pertahanan Semesta atau Sishanta yang dilandasi oleh sifat-sifat kerakyatan, kewilayahan dan kesemestaan. Ini berarti bahwa unsur-unsur geografi, demografi dan kondisi sosial sebagai elemen teritorial merupakan potensi-potensi pertahanan negara yang harus disiapkan secara dini bagi kepentingan kekuatan pertahanan negara.
Mengingat keberhasilan atau kegagalan suatu perang sangat ditentukan oleh akumulasi pertempuran-pertempuran di darat, maka pembinaan terhadap potensi-potensi pertahanan negara di darat, harus dilakukan oleh satuan-satuan TNI Angkatan Darat melalui pelaksanaan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat. Hal inilah yang mendasari, TNI Angkatan Darat menjadikan Fungsi Pembinaan Teritorial sebagai salah satu Fungsi Utama.

Berkaitan dengan itu, tugas pokok Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) dalam menyelenggarakan Pembinaan Fungsi Teknis Teritorial serta Pengkajian dan Pengembangan guna mendukung Tugas Pokok TNI Angkatan Darat, harus dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Memperhatikan begitu penting dan strategisnya tugas pokok tersebut, maka Pusterad dituntut untuk terus membangun dan meningkatkan profesionalitas Sumber Daya Manusianya melalui peningkatan kemampuan dan integritas.
Hanya dengan cara itulah, Pusterad akan mampu menghasilkan produk-produk teritorial yang berkualitas, realistis dan aplikatif untuk diterapkan oleh satuan-satuan Komando Kewilayahan TNI Angkatan Darat dalam pelaksanaan tugas dilapangan.Oleh karenanya, kepada seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil Pusterad saya tekankan, bekerjalah dengan sungguh-sungguh dan berdisiplin yang tinggi. Hadirkanlah selalu karya-karya terbaik yang bermanfaat bagi TNI Angkatan Darat serta jangan pernah menyerah dengan keterbatasan yang ada.
Berkenaan dengan serah terima jabatan ini, selaku Kepala Staf Angkatan Darat dan pribadi, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Mayor Jenderal TNI Wibowo beserta Ibu Yulia Wibowo atas pelaksanaan tugas dalam memimpin Pusterad selama ini.

Selanjutnya, kepada Brigadir Jenderal TNI Indra Hidayat, saya mengucapkan selamat atas pengangkatannya sebagai Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat. Saya berharap dengan kemampuan dan pengalaman yang Jenderal miliki serta penghayatan yang mendalam terhadap makna sesanti “Lestarikan Perjuangan Bangsa”, Jenderal akan mampu memimpin Pusterad dengan lebih optimal
Ucapan dan harapan yang sama juga saya sampaikan kepada Ibu Endah Soekarsih Indra Hidayat, atas pengangkatannya sebagai Ketua Persit KCK Cabang 24 Pusterad Pengurus Gabungan Mabesad.
Demikian amanat saya,
“ Selamat Bertugas”
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa melimpahkan petunjuk dan bimbingan-Nya kepada kita dalam mempersembahkan dharma bakti terbaik kepada TNI Angkatan Darat, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai.













