Berita

Virus Zika lebih “mengerikan” dari perkiraan semula

Virus Zika lebih “mengerikan” dari perkiraan semula

Virus Zika lebih “mengerikan” dari yang sebelumnya diperkirakan dan imbasnya ke Amerika Serikat boleh jadi lebih dahsyat ketimbang estimasi semula, sebut sejumlah pejabat kesehatan AS.

Pemantauan sejauh ini, menurut Dr Anne Schuchat dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, menunjukkan bahwa beragam kelainan bayi saat mereka dilahirkan memiliki kaitan erat dengan virus Zika.

Bahkan, lanjut Schuchat, nyamuk yang menularkan virus itu amat mungkin telah berjangkit di sejumlah negara bagian AS.

“Segala sesuatu yang kita ketahui mengenai virus ini tampak lebih mengerikan dari yang kita perkirakan,” ujar Schuchat dalam jumpa pers di Gedung Putih, Senin (11/04).

Pada awal tahun ini, Presiden AS Barack Obama meminta Kongres AS mengucurkan US$1,8 miliar sebagai dana darurat memerangi virus Zika.

Sebelumnya, uang yang telah dibelanjakan dari program memerangi virus Ebola mencapai US$589 juta.

Jumlah tersebut tidak cukup, sebagaimana dikatakan Dr Anthony Fauci dari Institut Kesehatan Nasional.

Menurutnya, AS memerlukan dana besar untuk memerangi nyamuk penyebar virus dan mendanai riset vaksin dan pengobatan.

“Saat presiden meminta US$1,9 miliar, kita perlu US$1,9 miliar,” ujar Fauci.

Fauci mengingatkan bahwa ada sejumlah temuan mengenai efek virus Zika terhadap otak janin di kandungan. Ada pula efek terhadap saraf orang dewasa.

Di AS, kasus Zika pertama terjadi di Dallas, Negara Bagian Texas. Sang pasien tidak bepergian ke daerah yang dijangkiti virus Zika. Namun, pasangannya baru saja kembali dari Venezuela. Otorita kesehatan meyakini virus tersebut ditularkan melalui hubungan seksual.

Dampak

Dampak virus Zika terhadap janin bayi dipaparkan tim peneliti Universitas PUC-Parana di Brasil.

Salah satu ilmuwan dalam tim peneliti, Dr Adriana Melo, mengatakan kepada BBC bahwa kasus-kasus di bagian timur laut Brasil “tidak pernah microcephaly saja”, namun mencakup juga berbagai kelainan otak seperti kerenggangan celah dalam otak, akumulasi kalsium dalam otak, dan kekakuan sendi.

Keterkaitan itu tampak ketika mendapati virus Zika dalam otak dua bayi yang baru lahir dan hanya bertahan hidup selama 48 jam.

Temuan tersebut, sebagaimana dilaporkan wartawan BBC di Rio de Janeiro, Julia Carneiro, menambah kuat keterkaitan antara virus Zika dan microcephaly atau penyusutan otak

Selain pada janin bayi, virus Zika yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti, juga berpengaruh kepada orang dewasa.

Menteri Kesehatan Kolombia, Alejandro Gaviria, mengatakan ada hubungan kausalitas” antara Zika dan sindrom Guillain-Barre.

Sindrom Guillain-Barre terjadi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang bagian dari sistem saraf. Menurut Ketua Institut Kesehatan Nasional Kolombia, Martha Lucia Ospina, tiga pasien yang terpapar virus Zika menampakkan sindrom itu sebelum meninggal dunia.

Click to add a comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita

More in Berita

wadan reformasi birokrasi

Reformasi Birokrasi Pusterad

PusteradOctober 5, 2018
GIAT SATINTELTER 2

KEGIATAN PULDATA INTELTER DI KODIM 1623/KARANGASEM, KOREM 163/WIRASATYA

PusteradApril 12, 2018
GIAT SATINTELTER

KEGIATAN SOSIALISASI PENGUMPULAN DATA INTELTER BERBASIS INTERNET DI WILAYAH KOREM 163/WIRASATYA

PusteradApril 12, 2018
4

ASISTENSI TEKNIS PENYELENGGARAAN BINTAHWIL TA. 2018 STAF SDIRBINTER

PusteradApril 5, 2018
3

Kegiatan Asnis Gar Komsos Staf Dirbinter

PusteradApril 5, 2018
WhatsApp_Image_2017-11-14_at_16.46.55

SERTIJAB DANPUSTERAD DARI MAYJEN TNI HADI PRASOJO KEPADA MAYJEN TNI HARTOMO

PusteradJanuary 18, 2018
IMG_0012

SOSIALISASI UNDANG-UNDANG AMNESTI PAJAK

PusteradAugust 23, 2016
drugs

Bahaya Narkoba

PusteradMay 12, 2016
benteng

10 Tempat Terbaik untuk Berbulan Madu di Indonesia

PusteradApril 29, 2016