Berita

Prof. Hikmahanto Juwana: Pembentukan Komponen Cadangan Pendukung Pertahanan negara, Sudah Saatnya Dilakukan Sekarang

Prof. Hikmahanto Juwana: Pembentukan Komponen Cadangan Pendukung Pertahanan negara, Sudah Saatnya Dilakukan Sekarang

JAKARTA (Indonesiadaily.co. id) Dalam rangka meningkatkan rasa nasionlisme bela negara, maka diperlukan penyusunan kebijakan tentang bidang pembinaan teritorial. Untuk itu diperlukan sosialisasi, salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD). Dan kali ini mengangkat tema kajian tentang implikasi Pengesahan UU No. 23 tahun 2019 Terhadap Sistem Pembinaan Territorial TNI AD.

Brigjen TNI Eko Susetyo M.M Kapok Sahli Danpuster TNI AD

“Pembinaan teritorial salah satu fungsi utamanya TNI Angkatan Darat. Untuk itu, pembinaan teritorial harus berhasil. Karena pembinaan terotorial kebijakan Kasad , ” ujar Brigjen TNI Eko Susetyo M.M, Kapok Sahli Danpuster TNI AD ketika bincang dengan awak media di kantornya Pusterad, Cipayung Jakarta Timur.  Selasa(30/3/2021)

Untuk itu Eko Susetyo berharap dengan adanya Focus Group Discussions akan mendapatkan input dan outout dari peserta FGD.

Sementara sebagai narasumber FGD Brigjen TNI Fahrid Amran selaku Direktur Sumber Daya Pertahanan, Ditjen Pothan Kemehan memaparkan agenda pemerintah yang sangat penting dan strategis, untuk meningkatkan Pertahanan Negara sesuai program Kemenhan RI.

Melalui peraturan UU No.23 tahun 2019, tentang pengelolaan sumber daya nasional, yang telah disiapkan untuk dikerahkan, melalui mobilisasi.

“Guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan bersama TNI, untuk mempertahankan kedaulatan NKRI,”jelasnya.

Ditambahkan, Fahrid Amran, sesuai landasan konstitusi UUD 1945 pasal 27 dan 30.Menyebutkan, setiap WNI berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.

Melalui UU No 3 tahun 2002, tentang pertahanan negara, yaitu komponen utama dan komponen cadangan.

“Komponen utama adalah TNI, sedangkan komponen cadangan dan tambahan, adalah Kementrian terkait, Pemerintah Tingkat l dan ll serta Swasta,” sebutnya.

 

Termasuk, sambung Ditjen Pothan Kemhan RI, keikut sertaan WNI dalam usaha Bela Negara. Dapat melalui pelatihan Dasar Kemiliteran secara wajib, bagi calon Komponen Cadangan, yang telah memenuhi syarat.

 “Serta pengabdian sebagai TNI secara suka rela atau wajib. Juga pendidikan kewarganegaraan PKBN,” ungkapnya

Sementara Prof.. Hikmahanto Juwana, S.H., L.L.M., Ph.D Rektor Universitas Ahmad Yani, sebagai salah satu narasumber menegaskan kalau pembentukan komponen cadangan dan penataan komponen pendukung pertahanan negara sudah saatnya dilakukan saat ini.

“Pembentukan komponen cadangan pendukung pertahanan negara sudah saatnya dilakukan sekarang dan tidak bisa ditawar lagi,” tegas Prof. Hikmahanto. (Buyil)

Sumber : https://indonesiadaily.co.id/prof-hikmahanto-juwana-pembentukan-komponen-cadangan-pendukung-pertahanan-negara-sudah-saatnya-dilakukan-sekarang/

Berita

More in Berita

PERCEPATAN VAKSIN COVID-19 BAGI KELUARGA BESAR PUSTERAD

Pusterad12 Juli 2021

VAKSIN COVID-19 BAGI KBT PUSTERAD

Pusterad12 Juli 2021

ACARA LEPAS SAMBUT DANPUSTERAD

Pusterad6 Juli 2021

SERAH TERIMA JABATAN WADAN PUSTERAD

Pusterad9 Juni 2021

Danpusterad: Pembinaan Teritorial Kebijakan Kasad Harus Berhasil

Pusterad1 April 2021

PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS REFORMASI BIROKRASI PUSTERAD

Pusterad26 Maret 2021

Tatap Muka Dirsismet Pusterad Brigadir Jenderal TNI Achmad Said, S.Sos. Pesani Prajurit Agar Pegang Terus Kepercayaan Rakyat

Pusterad23 Oktober 2020

Dandim Martapura Sambut Kunjungan Kerja Tim Dirsismet Pusterad

Pusterad23 Oktober 2020

Dirsismet Pusterad Brigjen TNI Ahcmad Said, Puji Sinergitas TNI Bersama Pemkab Tabalong

Pusterad23 Oktober 2020