Banner

PUSTERAD SELAKU LKT BINTER DALAM PENJABARAN BINTER SEBAGAI FUNGSI UTAMA Oleh : Kolonel Inf Veri Sudijanto Sudin, S.I.P., M.Si. Sekretaris Pusterad

PUSTERAD SELAKU LKT BINTER DALAM PENJABARAN BINTER SEBAGAI FUNGSI UTAMA Oleh : Kolonel Inf Veri Sudijanto Sudin, S.I.P., M.Si. Sekretaris Pusterad

TNI Angkatan Darat dalam membina, mengelola dan memanfaatkan potensi nasional bagi kepentingan pertahanan aspek darat dilaksanakan bersama pemerintah dan instansi terkait serta komponen bangsa lainnya melalui Binter.

Dalam Doktrin Kartika Eka Paksi (KEP) TNI AD disebutkan bahwa Pembinaan Teritorial (Binter) merupakan Fungsi Utama, sehingga dalam situasi dan kondisi apapun disetiap satuan jajaran TNI AD harus melaksanakan Pembinaan Teritorial guna mendukung tugas pokoknya, terutama dalam menyiapkan RAK Juang yang tangguh yang diperlukan dalam penyelenggaraan Sistem Pertahanan Semesta (Sishanta).

Agar penyelenggaraan Sishanta dapat dipersiapkan secara dini, maka diperlukan suatu kerjasama dan koordinasi secara terpadu dan berkelanjutan dengan seluruh komponen bangsa lainnya, sehingga pembangunan yang sedang dan dilaksanakan oleh pemerintah sejalan dengan bidang pertahanan.

Sejarah telah membuktikan bahwa Sistem Pertahanan Negara yang paling kuat dan ampuh serta telah teruji, baik dalam perang merebut kemerdekaan dan mengusir penjajah maupun memadamkan berbagai pemberontakan dalam negeri adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta dengan melibatkan semua potensi nasional dan telah ditetapkan dalam perundang- undangan. Sishanta merupakan Strategi Pertahanan Negara Indonesia yang paling handal dan sangat disegani oleh negara-negara besar dan hal ini tidak terlepas dari peran Binter yang diselenggarakan oleh Satkowil. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka seluruh Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) dan Satuan Non Komando Kewilayahan (Satnonkowil) harus melaksanakan Binter.

Pembinaan Teritorial (Binter) sebagai fungsi utama TNI AD selama ini telah dilaksanakan dan diselenggarakan secara optimal, baik secara perorangan maupun satuan, hal ini telah tercermin dalam pemahaman para prajurit maupun satuan jajaran TNI AD tentang penyelenggaraan Binter ditingkat pusat maupun daerah baik bersifat kuantitas maupun kualitasnya. Pusterad sebagai LKT Binter memandang sangat perlu untuk dapat meningkatkan peran dan tanggung jawabnya dalam upaya mewujudkan Binter sebagai Fungsi Utama TNI AD dengan terus menyelenggarakan kegiatan peningkatan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia melalui berbagai usaha Pendidikan Teritorial, Bimbingan Tehnis, Aplikasi Asistensi, Pengawasan dan Pengendalian, Evaluasi serta Sosialisasi peranti lunak yang terkait dengan kegiatan dan Bidang Teritorial.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, sangat perlu untuk memberdayakan peran, tugas dan fungsi Pusterad disamping sebagai LKT Binter juga sebagai Pusat Keunggulan Teritorial guna meningkatkan kemampuan bagi aparat penyelenggaraan Binter secara berkualitas dan berkuantitas diseluruh satuan jajaran TNI AD.

Penyelenggaraan Binter diwilayah bersifat dinamis yang disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kondisi yang terjadi di wilayah serta perubahan kebijakan maupun perubahan Peraturan Perundang-undangan. Hal ini menuntut Pusterad selaku LKT Binter harus mampu menyesuaikan dan menjabarkan kebijakan dan Peraturan serta Perundang-undangan dalam bentuk buku-buku petunjuk yang nantinya dapat dipergunakan sebagai pedoman satuan jajaran TNI AD baik Satkowil maupun Satnonkowil dalam menyelenggarakan Binter di wilayah. Dihadapkan kepada tuntutan tugas saat ini dimana Binter sebagai Fungsi Utama maka sangat besar dan luas peluang peran tugas dan fungsi Pusterad dalam upaya pengembangan dan pemberdayaan Binter ke depan yang disejajarkan dengan fungsi pertempuran dan pembinaan pengembangan kekuatan. Hal ini dilakukan Pusterad karena Binter merupakan nilai, Perangkat Pranata, Prinsip dan Doktrin yang diyakini kebenarannya untuk digunakan sebagai Instrument pengatur kehidupan atau sistem kinerja TNI AD, sekaligus untuk menunjukkan identitas dan jati diri TNI AD yang tidak dapat dihapuskan.

Pusterad sebagai LKT Binter memiliki kewenangan dan tanggungjawab serta peran yang lebih optimal dalam menyiapkan dan menyelenggarakan latihan maupun pendidikan/kursus-kursus tentang materi-materi yang terkait dengan Teritorial. Oleh sebab itu Pusterad memandang perlu untuk dapat diberdayakan dengan maksimal dalam mendukung tugas pokok TNI AD, dengan diberi wewenang dan tanggungjawab penuh sebagai pembina fungsi teknis Binter bagi seluruh satuan jajaran TNI AD.

Pusterad sebagai Balakpus yang memiliki posisi peran dan fungsi strategis bagi pengembangan dan pembinaan fungsi teknis teritorial TNI AD. Kualitas personel Pusterad harus memiliki latar belakang teritorial yang didukung dengan penguasaan teori dan praktek-praktek di lapangan tentang ilmu-ilmu teritorial yang pernah dilakukannya yang kemudian ditempatkan pada struktur jabatan organisasi Pusterad. Dan hal tersebut sudah sangat mendukung jika dikaitkan dengan Pusterad yang harus diawaki oleh personel prajurit TNI AD yang benar-benar cakap dan memiliki keahlian yang mumpuni di bidang teritorial, sehingga dengan demikian maka setiap kegiatan akan dapat berjalan dengan maksimal dan berpengaruh terhadap kualitas Pusterad sebagai Pembina Fungsi Teknis Teritorial serta Pusdikter Pusterad sebagai penyelenggara pendidikan/kursus teritorial.

Secara optimal yang mengawaki tugas-tugas yang ada di Pusterad telah memenuhi standart, hal ini terlihat pada pola rekrutmen dan penempatan rotasi personel yang masuk ke Pusterad adalah para mantan Pangdam, Danrem, Dandim serta pejabat yang memiliki keahlian dan kompetensi yang mumpuni di bidangnya.

Melalui perluasan kewenangan yang dimiliki Pusterad yang di dukung dengan anggaran dan personel yang tepat dan mumpuni maka akan menjadikan Pusterad sebagai pusat keunggulan teritorial semakin efektif dan strategis dalam pengembangan dan pembangunan kemampuan teritorial di lingkungan TNI AD.

Pusterad bertugas pokok menyelenggarakan pembinaan fungsi teknis teritorial dalam rangka mendukung tugas pokok Angkatan Darat.

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut diatas, Pusterad menyelenggarakan fungsi dan tugas sebagai berikut :

1. Fungsi Utama.

a) Inspektorat Teritorial. Menyelenggarakan kegiatan dibidang pengawasan dan pemeriksaan bidang umum dan perbendaharaan, pendidikan dan latihan, logistik dan material di lingkungan Pusterad dan pengawasan pemeriksaan bidang teknis teritorial di satuan jajaran satkowil, dalam rangka mendukung tugas pokok Pusterad.

b) Pembinaan Teritorial. Menyelenggarakan kegiatan meliputi pembinaan data teritorial, pembinaan teknis teritorial yang berhubungan dengan metode pembinaan teritorial dalam rangka mendukung tugas pokok Pusterad.

c) Pembinaan Sistem dan Metode. Menyelenggarakan kegiatan yang berhubungan dengan pembinaan doktrin, peraturan dan petunjuk, pembinaan organisasi dan pembinaan manajemen teritorial dalam rangka mendukung tugas pokok Pusterad.

d) Pembinaan Pendidikan dan Latihan. Menyelenggarakan kegiatan berkenaan dengan perencanaan, penyelenggaraan, asistensi, pengawasan pendidikan, dan latihan, pembinaan satuan teritorial guna meningkatkan mutu prajurit dan satuan dalam rangka mendukung tugas pokok Pusterad.

e) Pembinaan Pengkajian dan Pengembangan. Menyelenggarakan kegiatan yang berkenaan dengan pengkajian dan pengembangan aparat teritorial, sistem dan metoda, serta sarana dan prasarana dalam rangka mendukung tugas pokok Pusterad.

f) Intelijen Teritorial. Menyelenggarakan kegiatan dalam rangka memberikan data intelijen yang berkaitan dengan teritorial serta dinamika situasi wilayah guna mendukung tugas pokok TNI AD.

g) Staf Ahli. Membantu Danpusterad dalam memberikan saran yang berkaitan dengan Sishanneg, Ilpengtek, Potwil, dan Ipoleksosbud.

h) Pusdikter. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan teritorial dan pembinaan satuan dilingkungan Pusdikter dalam rangka mendukung tugas pokok Pusterad.

2. Fungsi Organik. Meliputi segala kegiatan dibidang intelijen, operasi, Sumber Daya manusia (SDM), logistik, teritorial, perencanaan serta pengawasan dan pemeriksaan dalam rangka mendukung tugas pokok Pusterad dibawah pimpinan Sekretaris.

Disamping fungsi tugas tersebut diatas, Pusterad mempunyai kemampuan sebagai berikut :

a) Menyelenggarakan pembinaan, supervisi dan asistensi tentang pembinaan teritorial pada satuan TNI AD.

b) Menyusun dan merevisi piranti lunak yang berhubungan dengan fungsi teknis teritorial dan penataan Orgas Satkowil.

c) Menyelenggarakan pendidikan, latihan bidang teritorial serta asistensi pengawasan pendidikan dan latihan teritorial satuan TNI AD.

d) Menyelenggarakan pembinaan satuan dan pembinaan kemampuan Satkowil serta kesiapan Apkowil.

e) Menyelenggarakan pengkajian dan pengem-bangan Apkowil, sistem dan metode serta sarana prasarana dalam rangka mendukung tugas pokok Pusterad.
f) Menyelenggarakan pembinaan satuan teritorial dan pembinaan kemampuan Apkowil.

g) memberikan data intelijen teritortial yang terkait dengan kewilayahan dan perkembangan situasi.

h) Menyelenggarakan operasi dan bantuan teritorial secara terbatas serta mengendalikan secara langsung penyelenggaraan Binter.

Dengan diberinya kewenangan/tanggungjawab yang begitu besar dan strategis maka Pusterad sebagai LKT Binter dalam hal ini sebagai Pembina Fungsi Teknis Teritorial benar-benar akan dapat berperan dalam mengembangkan dan mengukur kemampuan personel yang akan dijabatkan pada jabatan teritorial, sehingga Binter sebagai Fungsi Utama TNI AD akan dapat dilaksanakan dengan baik dan benar dalam mendukung pelaksanaan tupok TNI AD.

Banner

More in Banner

KEGIATAN PULDATA INTELTER DI KODIM 1623/KARANGASEM, KOREM 163/WIRASATYA

PusteradApril 12, 2018

KEGIATAN SOSIALISASI PENGUMPULAN DATA INTELTER BERBASIS INTERNET DI WILAYAH KOREM 163/WIRASATYA

PusteradApril 12, 2018

ASISTENSI TEKNIS PENYELENGGARAAN BINTER KORAMIL TA. 2018 SDIRBINTER

PusteradApril 5, 2018

Pusat Teritorial Angkatan Darat (PUSTERAD)

PusteradApril 12, 2016